Image

Aplikasi Uji Kir Online, Inilah Cara Operasionalnya

Dibaca 192 kali

Surabaya (beritajatim.com) - Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat saat mengurus uji kir kendaraan, Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya kini membuat aplikasi online bernama E-Uji Kir Surabaya. Layanan ini masih dalam taraf ujicoba sejak Senin (11/4/2016). Selama ujicoba aplikasi ini akan dilakukan penyempurnaan pelayanan sehingga makin memudahkan masyarakat melakukan uji kir kendaraannya. Pemanfaatan IT ini menurut Plt. Kadishub Surabaya, Irvan Wahyu Drajad, akan banyak membawa keunggulan utamanya untuk masyarakat yang akan melakukan uji kir. Sebab untuk mengecek kendaraan, pemiliknya tidak perlu harus datang ke tempat uji kir milik Dishub. Tetapi cukup melalui perangkat handphone yang tersambung koneksi internet. "Ini untuk memudahkan pemilik kendaraan. Mereka bisa mengecek kapan dan di mana saja. Layanan ini menggunakan basis aplikasi mobile guna memberikan layanan yang prima kepada masyarakat," kata Irvan. Untuk mendapatkan aplikasi ini cukup mudah, dengan cara download di play store atau google store. Setelah selesai install, masyarakat disuguhkan pilihan di daerah Tandes atau Wiyung berdasarkan berat kendaraan. Untuk Tandes beban kendaraan minimal 3,5 ton sedangkan di Wiyung untuk beban berat kendaraan maksimal 3,5 ton. "Setelah masuk aplikasi ada menu info, data teknis visual, rekom online dan hasil pemeriksaan. Warga bisa mengetahui terkait uji kir," jelasnya. Dalam aplikasi itu terdapat keterangan info retribusi, alur pendaftaran, alur pengujian, uji berkala, kendaraan baru, mutasi masuk, mutasi keluar, numpang masuk dan numpang keluar. Sedangkan didalam menu data teknis terdapat nomor uji kendaraan dan foto. Kemudian di dalam menu rekom online terdapat username dan password bagi pemilik kendaraan yang datanya tersembunyi. Kemudian menu terakhir didalam hasil pemeriksaan terdapat realtime hasil pemeriksaan dengan menu pencarian nomor Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan nama pemilik. "Aplikasi ini sebenarnya belum peluncuran masih sebatas uji coba dan melihat respon dari masyarakat seperti apa. Pastinya dalam perjalanan bila ada kekurangan pasti akan segera kita evaluasi aplikasinya," tuturnya. Dishub sendiri berencana meluncurkan aplikasi ini saat Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Surabaya. Namun sebelum peluncuran dimulai, Dishub ingin menguji coba sekaligus melengkapi kekurangan yang ada agar nantinya bisa diluncurkan dengan sempurna ke masyarakat. "Surabaya ingin menjadi pilot project dimana penerapan teknologi dalam pelayanan masyarakat," tandasnya. [rif/but]

Link: